ComboesI 95 bobotoh PersiBaya 1933+1927

 —
Rating
Likes Talking Checkins
1 0
About HooligaaN Beusi Membiru di tanah bekas jajahan belanda
Persib Pamarayan Serang Banten
Description halaman ini hanya untuk memersatukan antara persib dan persebaya yang terpisah di liga sepak bola indonesia


viking bonek pamarayan : diam menakutkan bergerak mematikan

SEJARAH VIKING

Bermula saat sekelompok
bobotoh fanatik PERSIB
yang
biasa“menghuni”­ tribun
selatan
mencetuskan ide untuk
menjawab totalitas “sang
idola” PERSIB Bandung di
lapangan dengan sebuah
totalitas dalam memberi
dukungan, maka setelah
melalui
beberapa kali pertemuan
yang cukup alot dan
memakan waktu,
akhirnya terbentuklah
sebuah
kesepakatan bersama.
Tepatnya pada Tanggal 17
Juli 1993, disebuah rumah
dibahu jalan Kancra no.
34, diikrarkanlah sebuah
kelompok Bobotoh
dengan nama VIKING
PERSIB CLUB.. Adapun
pelopor dari pendiriannya
antara lain ; AyiBeutik,
Heru Joko, Dodi “Pesa”
Rokhdian, Hendra Bule,
dan Aris Primat dengan
dihadiri oleh beberapa
Pioner Viking Persib Club
lainnya, yang hingga kini
masih tetap aktif dalam
kepengurusan Viking
Persib Club.
Nama VIKING diambil dari
nama
sebuah suku bangsa yang
mendiami kawasan
skandinavia di Eropa
Utara. Suku bangsa
tersebut dikenal dengan
sifat yang keras, berani,
gigih, solid, patriotis,
berjiwa penakluk, pantang
menyerah, serta senang
menjelajah. Karakter dan
semangat itulah yang
mendasari
“Pengadopsian” nama
VIKING kedalam nama
kelompok yang telah
dibentuk.
Secara demonstratif,
Viking Persib Club pertama
kali mulai menunjukan
eksistensinya
pada Liga Indonesia I —
tahun 1993, yang
digemborkan sebagai
kompetisi semi
professional pertama di
Tanah Air kita Slogan
“PERSIB SANG PENAKLUK”
begitu dominan terlihat
pada salah satu atribut
yang dipakai anggotanya.
Viking dimasa ini masihlah
sangat tradisional dan
belum menunjukkan geliat
sebagai sebuah organisasi
yang utuh secara
profesional, bahkan pada
awalnya mereka tidak
mempunyai homebase
dan menjadikan halaman
sekretariat PERSIB di Jalan
gurame sebagai
tempat berkumpul.
Seiring waktu, kehadiran
mereka yang merajai
tribun selatan pun mulai
dikenal dan diakrabi
bobotoh, banyak pula
yang berminat untuk
menjadi bagian dari
Viking, pendaftaran
anggota pun mulai dibuka
lebar.
Diperiode 1999-2004,
Viking mengalami
penambahan anggota
yang cukup signifikan,
bahkan karena saking
banyaknya anggota maka
para pimpinan Viking pun
merasa bahwa tribun
selatan sudah tak mampu
lagi menampung jumlah
anggota yang rutin
menyaksikan
pertandingan PERSIB
secara langsung di
Siliwangi,
akhirnya tribun timur pun
menjadi pilihan, terhitung
sejak liga Indonesia VI,
Viking mulai “hijrah” ke
tribun timur dan
menunjukkan eksistensi
serta dukungan dari
tribun dengan “view”
yang lebih nyaman dan
kapasatitas tempat
duduk lebih besar.
Diperiode 2002-2003,
Viking mengalami sebuah
momentum penting saat
Yudi Baduy sang
sekretaris umum mulai
sibuk dengan rutinitas
dan
pekerjaannya sehingga
Viking membutuhkan
darah segar untuk
tetap menjaga dinamika
roda
organisasi, dan masuklah
Budhi
Bram, keterlibatannya
bersama Viking dimulai
saat yang
bersangkutan menggarap
album Kompilasi yang
pertama.
Seiring waktu, akhirnya
Budhi Bram resmi
menjabat sebagai
sekretaris umum Viking
yang baru. Pada masa ini
pulalah Viking yang tetap
di pimpin oleh dwi
tunggal Heru Joko sang
ketua umum dan Sang
Panglima,Ayi Beutik mulai
tumbuh sebagai
organisasi yang
sesungguhnya, seluruh
potensi organisasi pun
terus dioptimalkan untuk
mendatangkan manfaat
bagi PERSIB dan Viking
sendiri.
Viking dengan jumlah
anggotanya yang
mencapai ribuan orang
mulai dilirik oleh berbagai
perusahaan dan menjalin
beberapa kerjasama
dalam event-event besar.
Tercatat berbagai
perusahaan, mulai dari
rokok, selular hingga
clothing pernah menjalin
kerjasama dengan Viking
Persib Club.
Lama kelamaan aksi
Viking tak hanya sekedar
bersorak di stadion,
namun aktivitasnya mulai
menyentuh berbagai
aspek kehidupan, seperti
bakti sosial, sunatan
masal, kompetisi-
kompetisi kreatif dll.
Dimasa ini pulalah Viking
mulai menjalin simpul-
simpul signifikan
dengan pihak-pihak yang
strategis, seperti walikota
Bandung dll.
Periode 2005-2012,
Viking menjadi Jajaran
Supporter besar di
Indonesia yang selalu aktif
dan loyal dalam
mendukung Persib di
manapun berada.

'LOYALITAS UNTUK SEBUAH
KEHORMATAN'
Web site https://mobile.twitter.com/account
Share

Reviews and rating

Avatar
Rate this sports league